top of page

DAN AKU MELIHAT MALAIKAT TERBANG DI ATAS LANGIT, INILAH YANG DI SAMPAIKAN PDT. ADOLF TAPADU.

DMBMG. sdaeiuc.org | Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dengan Tema ”Pekabaran Tiga Malaikat” yang di laksanakan di Gereja Masehi Advent hari Ketujuh Jemaat Modomang, Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow pada tanggal 12 – 18 Februari 2023. Kegiatan ini melibatkan semua anggota Jemaat Modomang juga panitia yang memberi diri sepenuhnya untuk melayani.

Sebagai pembicara dalam kegiatan KKR yakni Pdt. Adolf Tapadu, S.Ag selaku pendeta Jemaat Modomang. Selama enam malam mengangkat Wahyu 14:6-10, sesuai urutannya malam pertama membahas Wahyu 14:6 yaitu “Dan aku melihat seorang malaikat lain (pertama) terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil Yang Kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, yaitu INJIL YANG KEKAL, Berbicara tentang Yesus yang adalah wujud dari kabar baik yang telah ditentukan sejak kekekalan untuk menjadi penebus manusia dari malapetaka dosa.


Malam kedua di ayat yang ke 7, dan ia berseru dengan suara nyaring: "TAKUTLAH AKAN ALLAH, yaitu takut atau menghormati Tuhan melalui penurutan akan hukum-hukum Tuhan karena itu adalah kewajiban setiap orang. Malam ketiga DAN MULIAKANLAH DIA, memuliakan Tuhan melalui harta, memuliakan Tuhan melalui makanan dan minuman, dan cara berpakaian, malam keempat KARENA TELAH TIBA SAAT PENGHAKIMAN-NYA, bahwa Tuhan tidak akan melaksanakan penghukuman sebelum amaran penghakiman disamapaikan dan penghakiman itu sementara terjadi, malam kelima DAN SEMBAHLAH DIA , didunia ini banyak objek sesembahan namun malaikat memanggil agar kita menyembah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.


Untuk memastikan kita menyembah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air. Kia harus menyucikan hari Sabat, hari ketujuh sesuai Keluaran 20:11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. Malam keenam di ayat yang ke 8 Dan seorang malaikat lain, malaikat kedua, menyusul dia dan berkata: "Sudah rubuh, SUDAH RUBUH BABEL, kota besar itu, yang telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya.


Mengajak orang-orang untuk keluar dari penyembahan patung binatang agar tidak ditimpa malapetaka-malapetaka, dan meninggalkan praktek yang kacau yang tidak sesuai dengan kitab suci yaitu baptisan bahwa yang Alkitab ajarkan adalah diselamkan seperti Yesus tapi dikacaukan dengan prakatek percik dan lainya.


Puncak dari kegiantan KKR yaitu pada hari Sabat tanggal 18 ditutup dengan pekabaran Malaikat ketiga dalam Wahyu 14:9,10 9 Dan seorang Malaikat lain, Malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: "JIKALAU SEORANG MENYEMBAH BINATANG DAN PATUNGNYA itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya.


Mengajak umat-umat Tuhan dalam pertemuan di kedua Jemaat yaitu Mogoyunggung dan Modomang dan juga beberapa tamu dari denominasi lain dan Hindu untuk memilih tekun dan setiap berdasarkan ayat tema khotbah dalam Wahyu 14:12 dengan suara nyaring oleh hamba Tuhan Pdt. Didi Sjafirudin, M.Fil selaku Sekretaris Asosiasi Kependetaan Daerah Misi Bolaang Mongondow, Modoinding dan Gorontalo.


Selesai makan siang diadakan baptisan 2 jiwa di kolam renang Ni Anget Modomang yang hanya 200 meter jaraknya dari Gereja Jemaat Modomang.


KKR ini buka oleh Pemerintah yakni Sangadi Modomang Bpk. Refly Karauan, juga dihadiri oleh Pdt. Johny Lotulung selaku Ketua Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh DMBMG, Pdt. John Tagah selaku Sekretris Eksekutif dan Bpk. Brents Kaumpungan selaku bendahara, dan seluruh pimpinan Departeman juga staf kantor DMBMG.


Adapun yang hadir dalam keigiatan KKR ini yakni pendeta dari GMIBM, GPdI dan anggota jemaat dari wilayah Dumoga Tengah yaitu Mogoyunggung, Imandi Pioneer, Imandi, Pinonobatuan dan Tambun, juga para tamu undangan malam pertama dari tetangga umat Muslim dan malam-malam selanjutnya dari berbagai denominasi Kristen yang ada di desa Modomang juga dari desa tetangga Imandi .


Tamu yang hadir yang tercatat dalam buku kehadiran tamu kartu “Kartu Sahabat” berkisar 40 tamu setiap malam, kehadiran anggota jemaat setiap malam 150 orang. Acara di mulai pada jam 19.00 sampai selesai yang diawali dengan lagu-lagu pendahuluan, doa buka, tips kesehatan dan rumah tangga, ruang persahabatan, lagu-lagu pujian, ruang persembahan, ruang informasi, lagu tema dengan judul “BERSAMA MALAIKAT SORGA” dan khotbah serta doa berkat.


Selama KKR diadakan doa berantai selama 1x24 jam oleh anggota Jemaat, kemudian pada paginya diadakan doa subuh jam 05:00. Pada sore hari jam 16:00 diadakan cara APTA lalu disambung dengan kegiatan inti yaitu Kebaktian Kebangunan Rohani.


Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini menurut ketua panitia dalam sambutannya mengatakan “Tujuan diadakannya kegiatan KKR ini yang diselenggarakan oleh Jemaat Modomang bersama Pendeta, adalah agar kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan semakin menyadari betapa pentingnya persiapan kerohanian dan iman kita bagi kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus yang kedua kali. Dengan kegiatan KKR ini iman kita bisa diteguhkan sampai Tuhan datang.

(**red/tim/eiuc)


Koresponden:

Pdt. Didi Sjafirudin



31 tampilan0 komentar

Comentarios


bottom of page