top of page

Kelompok Peduli GLOW BWA junior Tumobui, belajar berbagi meskipun dalam usia yang masih sangat muda

DMBMG. sdaeiuc.org | 14 Februari diperingati dan dirayakan di berbagai belahan dunia sebagai hari kasih sayang, dijadikan waktu yang tepat untuk mengekspresikan kasih sayang terhadap pasangan, keluarga, sahabat bahkan orang-orang yang berada disekitar kita. Demikian pula halnya bagi Kelompok Peduli GLOW Bakti Wanita Advent (BWA) Junior jemaat Tumobui Daerah Misi Bolaang Mongondow, Modoinding & Gorontalo (DMBMG).



Bertempat di lokasi penjualan buah nenas yang berada di Desa Lobong, kelompok peduli GLOW BWA Junior kerjasama dengan Ibu Nurhayati seorang pedagang buah nenas dalam menjangkau komunitas petani nenas yang ada di Desa Lobong.


Meskipun ditengah cuaca yang tidak bersahabat diakibatkan curah hujan disertai angin yang bertiup cukup kencang, tidak menyurutkan semangat dari anak-anak kelompok peduli GLOW BWA Junior untuk pergi dan menjadi berkat bagi orang lain “saat itu hujan disertai angin sampai spanduk yang kami bawa dijadikan alat pelindung agar kami tidak kehujanan” tutur salah satu anggota kelompok peduli GLOW BWA Junior. “Ketika tiba di lokasi kami sangat senang karena sambutan yang yang hangat dari para petani nenas yang telah menunggu kehadiran kami cukup lama”, lanjutnya.


Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian sembako serta buku pengharapan dan traktat kesehatan. Acara berlangsung semakin seru dengan yel-yel yang diserukan menggunakan 3 bahasa yakni, “I Will Go – Be His Witness (Bahasa Inggris) ; Aku akan pergi – Menjadi saksiNya (Bahasa Indonesia) ; Aku Oi Maya Don – Mobali Saksi (Bahasa Daerah Mongondow)”.


Seluruh petani yang hadir dalam kegiatan ini beragama Muslim. Kiranya melalui pelayanan ini bisa menjalin hubungan yang baik, terciptanya kerukunan dan toleransi sesama umat Advent dan Muslim di Desa Lobang. (**red/tim/eiuc).

41 tampilan0 komentar

Comments


bottom of page