top of page
Cari
  • Gambar penuliseiucmediacenter

bertajuk "The City of God" KKR dari Kelompok Satu Penginjian Terpadu GMAHK UKIKT sukses digelar



DKM. Nanasi. Sdaeiuc.org | Kebaktian Kebangunan Rohani bertajuk “The City of God” yang di bawakan langsung oleh pimpinan-pimpinan GMAHK Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur yang tergabung dalam kelompok satu penginjilan terpadu, Pdt. Ronald Rantung selaku Sekretaris Eksekutif, Pdt. Agus Inaray selaku Direktur Sekolah Sabat & Anggota Bekerja, Pdt. Ferry Rachman selaku Direktur Kesehatan, Pdt. Djunaidi Muntu selaku Direktur Pemuda Advent, Pdt. Harry Waworuntu selaku Direktur Komunikasi, Ibu. Grace Kalengkongan selaku Direktur Pelayanan Anak-anak, Pdt. Gerald Manurip selaku Direktur Misi Advent dan Pdt. John Rumalag selaku Direktur Penerbitan & Roh Nubuat.


Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 14 – 20 Agustus 2022 bertempat di gedung gereja Jemaat Nanasi, yang terletak di desa Nanasi, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow.


Pesta rohani yang digelar melibatkan 3 wilayah yang meliputi 9 jemaat yaitu :


1. Wilayah Wineru, yakni Jemaat Nonapan, Jemaat Wineru & Jemaat Gogaluman

2. Wilayah Nanasi, yakni Jemaat Tiberias, Jemaat Nanasi & Jemaat Nanasi Timur

3. Wilayah Boyong Pante, yakni Jemaat Poigar Minahasa, Jemaat Ongkauw & Jemaat Boyong Pante.


“Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” 2 Korintus 5:21 Menjadi kutipan Pdt John Rumalag dalam membawakan firman pada malam yang pertama “Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya” lanjutnya.


Berbicara mengenai kedatangan Yesus yang kedua kali, Pdt. Ferry Rachman mengungkapkan “Yesus akan datang kedua kali, saudara mau atau tidak mau, saudara siap atau tidak siap, Yesus pasti akan datang” tegasnya.


Pada malam yang ketiga Pdt Agus Inaray mengingatkan dalam khotbahnya “Untuk menjadi penghuni kota Allah nanti, manusia harus mendengar dan patuh pada perintah Tuhan, artinya kita harus menjadi pelaku-pelaku firman Tuhan.”


"Kita hidup di dunia yang penuh tantangan. Penderitaan, kemiskinan, & penyakit, menimpa orang benar & orang tidak benar. Tetapi dalam perjalanan menuju Kota Allah, setiap orang, setiap keluarga, yang menaruh Iman kepada Tuhan dipenuhi dengan harapan yang tidak akan mengecewakan. Karena harapan itu berjangkar pada Tuhan " tegas Ibu Grace Kalengkongan dalam pembahasan yang dibawakan.


Dalam pembahasannya Pdt. Gerald Manurip mengungkapkan “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." Dikutip dalam Matius 24 : 14.


Pada malam yang kelima “Hari Sabat adalah pemberian Kasih Allah kepada seluruh umat manusia” ungkap Pdt. Harry Waworuntu dalam pembahasannya.


Dengan judul pembahasan pada malam keenam “Dilahirkan kembali karena kota Allah” Pdt. Djunaidi Muntu menekankan untuk mengikuti teladan Yesus dalam hal baptisan, dengan cara diselamkan.


Dalam puncak acara pada hari Sabtu Pdt. Ronald Rantung memberikan tantangan kepada seluruh anggota gereja yang hadir untuk tetap berdiri teguh mempertahankan iman kepercayaan sebagaimana warisan iman dari pendahulu-pendahulu kita untuk tetap setia sampai kita dijemput masuk ke dalam kerajaan-Nya yaitu surga kekal.


Banyaknya tamu yang hadir dari malam ke malam mencapai 60 orang, bahkan beberapa tamu harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk tiba di lokasi KKR beberapa dari mereka datang dari Desa Tompaso Baru dan Desa Tenga.


“Kami sangat senang, kami bersemangat dan kami dapat melihat bagaimana Tuhan bekerja melalui KKR ini, banyaknya tamu yang hadir bahkan sampai pada hari puncak, hari Sabat, sungguh luar biasa” ungkap Bobby Karu anggota Jemaat Nanasi. (**red/tim/eiuc).

27 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua
bottom of page