top of page

PEKAN DOA SEKALIGUS KUNJUNGAN PIMPINAN UKIKT KE RUMAH – RUMAH GURU DAN STAFF

DKM.Tompaso. sdaeiuc.org | Sekolah Lanjutan Advent Tompaso II mengadakan satu acara rohani yang sangat berkesan dan bersejarah. Acara ini diawali dengan ibadah guru dan staff (dikenal dengan kata revival), pada tanggal 7 – 9 Oktober 2022, dimana acara ini diadakan sebagai persiapan menyambut pekan doa yang akan diadakan setelah acara itu.



Setelah Revival guru dan staff, pekan doa diadakan pada tanggal 10 – 15 Oktober 2022. Hamba Tuhan Pdt. Ronald A. Rantung, M.Min (Sekretaris Eksekutif Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur) menjadi pembicara pada pekan doa ini. Acara ini dihadiri oleh seluruh warga kampus (guru, staff, dan semua siswa) dengan total kehadiran mencapai 585 orang.


Acara ini begitu spesial. Karena, bukan hanya berbicara di setiap sesi pekan doa, tapi Pdt. Ronald A. Rantung juga mengunjungi setiap rumah guru dan staff SLA, skaligus mendoakan seluruh anggota keluarga.


Setiap anggota keluarga dari rumah – rumah yang dikunjungi merasa sangat senang dan terberkati dengan hadirnya para hamba Tuhan di rumah mereka, dan teristimewa karena kehadiran pimpinan UKIKT. Itu adalah kali pertama pimpinan UKIKT naik – turun rumah mengunjungi anggota – anggota jemaat serta mendoakan mereka,” ujar beberapa keluarga yang dikunjungi. “Terima kasih Pdt. Ronald Rantung dan para hamba Tuhan yang sudah mengunjungi keluarga kami,” ungkap salah seorang kepala keluarga yang merasa senang karena mendapatkan kunjungan.


Puncak kegiatan pekan doa tersebut adalah acara ibadah Sabat yang diadakan pada hari Sabtu 15 Oktober 2022, dengan menghasilkan 6 jiwa baru yang menerima Yesus sebagai juruselamat pribadi melalui air baptisan. Pembicara berpesan kepada semua guru dan staff untuk menjaga keenam jiwa baru ini sampai Yesus datang.


Selanjutnya, kegiatan pekan doa yang bertema “Hidop Cuma Deng Iman” ini, memberikan pesan kepada semua warga kampus SLA, baik guru, staff, dan para siswa untuk tetap percaya kepada Tuhan, dan tetap menjaga iman mereka selama hidup di dunia ini. “Torang hidop cuma deng iman,” ungkap pembicara pekan doa.


Kegiatan ini juga mengingatkan semua warga kampus, untuk tetap berada di jalan yang benar di dalam penantian akan kedatangan Tuhan, serta untuk tetap bersatu dalam menjaga kampus SLA untuk tetap menjadi tempat untuk menyiapkan jiwa – jiwa bagi kedatangan Tuhan pada kali yang kedua. (**red/tim/eiuc/slansa). Sumber : Pdt. Frankinsence Tomigolung

9 tampilan0 komentar
bottom of page