top of page

SLA TOMPASO DIBOMBARDIR 3 HARI BERTURUT-TURUT



minahasa.sdaeiuc.org | Tepatnya pada tanggal 3-5 Juni 2022 lalu, SLA Tompaso tak henti-hentinya dibombardir. Namun jangan salah, bombardir yang dimaksud bukanlah aksi perang atau perebutan sebuah wilayah teritorial seperti yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina, namun hal yang dimaksud adalah “bombardir” Firman Tuhan dan wejangan-wejangan hikmat. Sebut saja pada hari Jumat malam pada acara vesper atau dikenal dengan Consecration Service Mr. Swingly Sumarauw selaku bendahara GMAHK Daerah Konferens Minahasa membombardir kelas tamatan dengan begitu berapi-api, bagaimana membuat Tuhan tersenyum? Itulah inti dari pembahasan kala itu dengan mengutip sejarah tokoh-tokoh Alkitab seperti Nuh yang sempat dikatakan gila oleh orang-orang pada zamannya, namun tudingan itu ditepis karena Nuh bertekad untuk membuat Tuhan tersenyum, tukasnya.

Belum hilang wejangan Firman Tuhan pada Jumat malam, kelas tamatan sudah dibombardir lagi dengan dengan Pemaparan Khotbah yang begitu bersemangat pada Acara Baccalaureate Service Sabat Siang. Kali ini dibawakan langsung oleh Pdt. Ronald Rantung, M.Min selaku sekretaris eksekutive GMAHK Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur. “Kita harus memberi yang terbaik karena kita telah terlebih dahulu menerima apa yang sebenarnya tidak layak kita terima”. Pesan ini begitu menggugah hati setiap pendengar, terutama kelas tamatan SLA angkatan 73 baik TK, SD, SMP, SMA, SMA dan PKBM. Dalam amanatnya itu Pdt Ronald juga berterimakasih kepada orang tua murid yang sudah mempercayakan infestasi pendidikan bagi anak-anak mereka kepada SLA Tompaso. Beliau yang ketika diperkenalkan oleh Direktur SLA Sir Jimmy Rantung merupakan juga alumnus SLA Tompaso angkatan 1990 menekankan juga pentingnya memperbaharui pikiran dan intelek sebagai modal kesuksesan nanti bagi kelas tamatan. Hal ini kembali dikuatkan oleh Dr. Sri Ratna Pasiak, M.Pd selaku Kabid SMA Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara. “ngoni so pande, ngoni so sukses, mar musti inga tu akhlak paling penting dari samua” tukas Sri. Beliau juga menekankan pentingnya kecerdasan intelektual namun jangalah mengabaikan kecerdasan hati, sambil menceritakan bagaimana pengalaman hidup beliau ketika susahnya merengkuh pendidikan semasa sekolah dan ditutup dengan lagu solo yang begitu merdu dan menguatkan.

Hari minggu siang SLA kembali mendatangkan Bapak Billy Kumolontang, MBA dalam acara puncak yang dikenal dengan Commencement Exercise untuk membombardir kelas tamatan. Singkat namun padat dan jelas “Engkau bisa mencari kebutuhanmu di internet, namun internet tidak bisa memenuhi kebutuhanmu, Ingat hanya Tuhan yang sanggup melakukan kedua-duanya”. Wejangan ini dinarasikan sebagaimana berton-ton bom yang dijatuhkan di tanah hati setiap pendengar yang begitu terjamah lewat pekabaran dan motivasi yang disampaikan kala itu.

Untuk melengkapi acara penamatan SLA Tompaso tersebut dibacakanlah siswa-siswa yang berprestasi yang menjadi kebanggaan sekolah dan orang tua. Bahkan dalam acara special ini ditamatkan pula tujuh siswa untuk tingkat satuan pendidikan SMA dalam SKS program dua tahun untuk angkatan pertama. Tuhan begitu baik karena hanya oleh karena kasih dan karunianya ketujuh siswa yang dimaksud dapat ditamatkan setelah melalui perjuangan yang panjang. Dua tahun selama pandemic SLA Tompaso menyelenggarakan penamatan serba terbatas, tapi Puji Tuhan tahun ini sudah menyelenggarakan penamatan seperti beberapa waktu sebelumnya. “Semoga torang so boleh beking trus ini acara bagini tanpa ada kendala lagi” tukas seorang tamu undangan yang enggan disebutkan namanya. (**red/tim/eiuc/nsamedia)

35 tampilan0 komentar
bottom of page